Kartu Identitas Anak (KIA)

KARTU IDENTITAS ANAK (KIA)


Dasar Hukum Pelaksanaan Kartu Identitas Anak (KIA)

  1. Undang-undang No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak
  2. Undang-undang no.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 24  tahun 2013
  3. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak

Syarat Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA)

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) Usia 0 - 5 Tahun
  • Fotocopy Kutipan Akte Kelahiran
  • Fotocopy KK orangtua/wali
  • Fotocopy KTP-el orangtua/wali 
  1. Warga Negara Indonesia (WNI) Usia 5 - 17 Tahun
  • Fotocopy Kutipan Akte Kelahiran 
  • Fotocopy KK orangtua/wali
  • Fotocopy KTP-el orangtua/wali 
  • Pas Foto anak berwarna ukuran 4X6 sebanyak 2 lembar
  1. Warga Negara Asing 

Untuk anak Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Indonesia untuk mendapatkan KIA harus memenuhi persyaratan sebagai berikut;

  • Fotocopy Paspor dan Izin tinggal tetap
  • Fotocopy KK orangtua 
  • Fotocopy KTP-el orang tua 

Tata Cara Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA)

  1. Pemohon / Orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  2. Dinas Memverifikasi berkas pengajuan KIA
  3. Setelah lolos verifikasi, pemohon akan diberikan kartu pengambilan KIA
  4. Bisa juga daftar melaui online di (klik disini)

Manfaat Kartu Identitas Anak (KIA)

  1. Tanda pengenal / bukti diri
  2. Persyaratan pendaftaran sekolah 
  3. Transaksi keuangan di perbankan / lembaga lain
  4. Pelayanan kesehatan di puskesmas / rumah sakit
  5. Pembuatan dokumen keimigrasian
  6. Mengurus klaim santunan kematian
  7. Mencegah terjadinya perdagangan anak
  8. Keperluan lain yang membutuhkan bukti diri 

Read More