Kutipan Akta Kelahiran

PELAYANAN PENERBITAN KUTIPAN AKTA KELAHIRAN

DASAR HUKUM

  1. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan;
  2. Undang-undang 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia;
  3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan;
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan;
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2012 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 37 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan;
  6. Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan Dan Tatacara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil;
  7. Keputusan Presiden Nomor 88 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Administrasi Kependudukan;
  8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2005 tentang Pedoman Pendataan Dan Pemberian Surat Keterangan Penganti Dokumen Pendudukan Bagi Pengungsi dan Penduduk Korban Bencana Di Daerah;

SYARAT (0-60hari) / umum

  1. Mengisi form Pelaporan Kelahiran ;
  2. Surat keterangan kelahiran dari Desa/Kelurahan (asli)/ F201;
  3. Fotocopy buku nikah orang tua (dilegalisir);
  4. Surat keterangan kelahiran dari Dokter / Rumah Sakit / Rumah bersalin / Bidan Penolong;
  5. Fotocopy KTP orang tua.
  6. Fotocopy KTP 2 (dua) orang saksi;
  7. KK asli


SYARAT (> 60HARI) / terlambat pencatatan

  1. Mengisi form Pelaporan Kelahiran ;
  2. Surat keterangan kelahiran dari Desa/Kelurahan (asli)/ F201;
  3. Fotocopy buku nikah orang tua (dilegalisir);
  4. Surat keterangan kelahiran dari Dokter / Rumah Sakit / Rumah bersalin / Bidan Penolong;
  5. Fotocopy KTP orang tua.
  6. Fotocopy KTP 2 (dua) orang saksi;
  7. KK asli
  8. mengisi form verifikasi / klarifikasi

PROSEDUR

  1. Pencatatan kelahiran yang melampaui batas waktu lebih dari 1 (satu) tahun sejak tanggal kelahiran, dilaksanakan setelah mendapatkan penetapan pengadilan negeri.
  2. Pemohon adalah orang tua anak yang lahir;
  3. Pemohon datang ke Kantor Kelurahan setempat dengan membawa surat pengantar RT/RW dan berkas persyaratan lengkap;
  4. Petugas pada Kelurahan memeriksa dan meneliti berkas dan persyaratan lainnya;
  5. Apabila berkas belum lengkap maka Petugas mengembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi;
  6. Setelah berkas lengkap, Petugas Seksi Pemerintahan pada Kelurahan memproses Surat Keterangan Kelahiran, meregister dalam buku serta mengajukan kepada Lurah;
  7. Setelah ditandatangani Lurah, Petugas kelurahan menyerahkan Surat Keterangan Kelahiran serta dokumen asli lainnya kepada pemohon.
  8. Pemohon menyerahkan berkas yang telah ditandatangani Kepala Desa/Lurah ke Petugas loket Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  9. Petugas loket pelayanan Dinas menerima dan memeriksa berkas permohonan.
  10. Apabila berkas belum lengkap maka Petugas mengembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi;
  11. Petugas pelayanan meberikan paraf dan nomor pada berkas permohonan yang sudah lengkap,mencatat pada buku pendaftaran akta kelahiran dan menyerahkannya pada petugas register;
  12. Petugas register menerima berkas dan mencatat pada register akta kelahiran dan meneruskan register akta kelahiran ke petugas loket pelayanan.
  13. Petugas loket pelayanan meminta tandatangan pemohon dan saksi-saksi pada register akta kelahiran.
  14. Petugas loket pelayanan mengembalikan register akta kelahiran pada petugas/staf dibidang pencatatan sipil dan menerbitkan tanda terima berkas kepada pemohon.
  15. Petugas pencatat register pada bidang pencatatan sipil memberikan register dan dokumen lainnya kepada kasi pencatatan kelahiran untuk diverifikasi lebih lanjut.
  16. Kasi pencatatan kelahiran memeriksa kesesuaian register dengan berkas pemohon.
  17. Bila telah sesuai, kasi pencatatan kelahiran memberikan paraf pada register akta kelahiran dan meneruskannya pada Operator Komputer.
  18. Operator komputer menginput data register akta kelahiran ke dalam sistem komputer sesuai yang tercatat pada register akta kelahiran dengan menggunakan SIAK dan memastikan sudah diinput dengan benar.
  19. Operator Komputer mencetak Kutipan akta kelahiran pada kertas buram dan meneruskan register dan kutipan akta kepada kepala bidang pencatatan sipil;
  20. Kepala bidang pencatatan sipil memverifikasi dan meneliti kesesuain kutipan akta kelahiran dengan berkas pemohon,dan memberikan paraf pada berkas yang telah sesuai;
  21. Operator komputer mencetak kutian akta kelahiran yang telah diparaf kepala bidang pencatatan sipil pada blangko asli dan meneruskannya ke sekretaris dinas;
  22. Sekretaris dinas meneliti kesesuaian kutipan akta dengan berkas pemohon dan memberikan paraf untuk diteruskan kepada kepala dinas;
  23. Kepala Dinas menandatangani register dan kutipan akta kelahiran.
  24. Kepala dinas meneruskan register dan dokumen lainnya kepada petugas arsip untuk disimpan, dan meneruskan kutipan akta kelahiran kepada staf tata usaha untuk di stempel selanjutnya diteruskan ke petugas loket penyerahan berkas.
  25. Pemohon menyerahkan tanda terima berkas kepada petugas loket penyerahan berkas;
  26. Petugas loket penyerahan berkas mencari kutipan akta kelahiran sesuai tanda terima berkas dan menyerahkan kutipan akta kelahiran kepada pemohon.

Read More